Rabu, 30 Maret 2016

Analisis Sistem

       A.      Analisis Sistem
·         Definisi Analisis
Blaxter et. Al (2001:291) dalam “How to Research” mengungkapan bahwa analisis merupakan sebua proses berkelanjutan dalam penelitian, dengan analisis awal menginformasikan data yang kemudian dikumpulkan. Analisis ini perlu dilakukan karena untuk mereduksikan data menjadi perwujudan yang lebih dapat dipahami dan diinterpresentasikan dengan cara tertentu sehingga hubungan dari masalah penelitian dapat ditelaah serta di uji.(Silalahi, 2006:304).
  •          Definisi Sistem

Sistem adalah sekumpulan unsur atau elemen yang slaing berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
·         Definisi Analisis Sistem
 Analisis sistem adalah pemecahan masalah ilmiah dan interdisipliner. Analisis sistem meliputi: 1) dekomposisi sistem atau membagi sistem menjadi bagian-bagian. Dan 2) sinetis sisytem yang dihasilkan menjadi sistem keseluruhan.
·         Tahapan Aanalisis Sistem
Tahap analisis sistem merupakan prosedur yang penting karena kesalahan atau kelemahan sistem akan menyebabakan kesalahan ditahap selanjutnya. Langkah-langkah dalam analisis sistem hampir sama dengan langkah-langkah yang dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan di tahap perencanaan sistem.
Dalam tahapan analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh nalisis sistem sebagai berikut:
  • Identify, mengidentifikasi masalah.
  • Understand, memahami kerja sistem yang ada
  •  Analyze, menganalisis sistem
  • Report, membuat laporan hasil analisis

Analisis sistem berbeda dengan pendekatan sistem. Dalam pendekatan sistem proses berhubungan dengan penggunaan logika sistem dalam menjelaskan fenomena. Hasil dari pendekatan adalah “deskripsi” atau sesuatu yang diteliti atau investigasi. Sedangkan dalam analisis sistem hasilnya adalah “prediksi”.
    B.      Analisi Misi
Misi adalah keseluruhan aktifitas, masukan, keluaran atau hasil yang merupakan hal komplit atau hal yang dapat merubah kondisi sesuatu atau seseorang menjadi sempurna. Analisis Misi adalah suatu penetuan kemanatujuan kita, bagaimana kita telah samapai pada tujuan, dan apa langkah-langkah yang harus diambil untuk sampai pada tujuan.
Analisis misi mengahasilkan tujuan dan kebutuhan yang dapat diukur pencapaian hasil sitem. Secara sederhana, misi dapat dipandang sebagai suatu rumusan tugas, kewajiban dan wewenang organisasi dalam rangka pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan bidang.
   C.      Analisi Fungsi
Fungsi dalam pengertian matematika adalah adanya keterkaitan anatara unsur yang satu dengan unsur yang lainnya dan perubahan terhadap suatau unsur akan mempengarungi terhadap unsur yang lainnya.
Analisis fungsi merupakan proses pemecahan sesuatu kedalam beberapa bagian komponen untuk didefinisikan dan mengetahui kontribusi masing-masing komponen dalam mencapai suatu tujuan (Kaufman, : 1998).
·         Identifikasi analisis fungsi
Dalam melaksanakannya analisis fungsi dapat didefinisikan:
  •       Apa yang harus dikerjakan?
  • Dalam urutan apakah kita melaksankannya?
  • Terdiri dari komponen manakah setiap higher level function?
  • Apakah ada hubungan antara fungsi yang satu dengan fungsi fungsi yang lainnya?

Salah satu hasil kritis dalam analisis fungsi ialah bahwa kita membahas diri dari kekeliruan-kekeliruan pada masa yang lalu dan memperoleh cara-cara baru dan lebih baik untuk melaksanakan sesuatu.
Kelemahan atau ancaman yang dinyatakan pada faktor internal dan eksternal yang memiliki tingkat keisiapan kurang memadai disebut masalah.
   D.      Analisis Tugas
Analisis tugas adalah akhir dari analisis yang akan dilakukan. Dalam analisa sitem ini berbeda dari analisis misi dan analisis fungsi hanya dapat di lakukan pada posisi yang sederajat dan tidak sejenis. Adapun bentuk dari analisis tugas dari sistem perencanaan pendidikan adalah dimulai dari kegiatan mengidentifikasidan menetukan kebutuhan, menetukan masalah, menetukan langkah pemecahan, menetukan strategi dan menyeksi serta memilih alternatif untuk memecahkan masalah.
·         Contoh analisi tugas dalam sistem pembelajaran
Pada teori analisis tugas ini, pendidik mengadakan analisis tugas secara sistematis, mengenal tugas-tugas yang harus dilakukan peserta didik di dalam latihan atau situasi pendidikan. Dan tau apa yang harus dilakukan setelah mengetahui hasil tersebut. Oleh karenanya, kita sebagai pendidik harus pandai memutar otak untuk mencari bagaimana cara agar tugas-tugas dalam usaha mencapai tujuan akhir dan tujuan tambahan tersebut dapat tercapai dengan baik.
Ada beberapa filosofis yang harus dihayati dalam menggunakan berpikir sistem diantaranya sebagai berikut:
  •       Dasar pemikiran dari berpikir sistem adalah logika sistem.
  •       Penggunaan konsep sistem akan terbukti berguna jika digabungkan dengan usaha-usaha untuk investigasi.
  •       Mendukung sepenuh hati pendapat dari philip dan Mosher, bahwa berpikir sistem tidak mempunyai sejarah yang jelas.
  •       Sebagaian orang tidak setuju bahwa berpikir sistem yang gagal disebut sebagi teori ilmiah karena gagal mendefinisikan secara tegas apa itu sistem.
  •       Pendekatan sistem tidak efisien.
  •       Doktrin dari berpikir sistem didasarkan pada latar belakang ilmiah yang mantap, dan bukan berdasarkan pendapat takhayul-metafisika.

Pada analisis sistem jarang sekali mengembangkan suatu sistem informasi dari titik nol. Pada kenyataannya dalam suatu organisasi akan ada sistem atau sub sistem yang memberikan sumbangan pada sistem yang baru di rancang. Jadi dapat dikatan bahwa seorang analis dalam merancang sistem yang baru akan banyak menggunakan sistem yang lama.
  • Adapun keuntungan analisis sistem yang lama meurut Winardi (1988) adalah sebagai berikut:      Efektivitas dalam sistem yang berlaku
  •       Ide-ide untuk mendesain
  •       Mengenal sumber
  •       Mengkonversi pengetahuan
  •       Titik tolok umum

Selanjutnya Winardi menyatakan bahwa hasil akhir dari analis sistem dapat berupa alternatif-alternatif sebagai berikut:
  •       Hentikan pekerjaan.
  •       Situasi dimana pekerjaan dihentikan.
  •       Modifikasi.
  •       Pekerjaan dilanjutkan secara bertahap.
  •       Pekerjaan boleh dilanjutkan tanpa syarat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar