Rabu, 30 Maret 2016

pendekatan sistem sebagai proses manajemen pendidikan

Pendekatan Sistem Sebagai Proses Manajemen Pendidikan
Pendekatan sistem adalaha cara berfikir dari masing-masing orang. Cara berpikir yang interdisipliner (antardisiplin atau bidang studi). Pendekatan sistem merupakan cara berpikir yang kaya akan konsep dan praktek. Pemikiran sistem memberikan pendekatan yang hidup untuk memberikan pernyataan dan jawaban pertanyaan.
1.     Sistem Perencanaan
Sistem Perencanaan
Ludwig Von Bertallanfly mengemukakan bahwa sistem adalah sekumpulan unsur yang berada dalam keadaan yang berinteraksi. Dan perencanaa menurut Gart N.Jone adalah suatau proses pemilihan dan pengembangan diri pada tindakan yang palaing baik untuk mencapai tugas. Jadi dapat kita simpulkan dari dua pendapat tersebut bawa isitem perencanaan adalah sekumpulan unsur atau tindakan yang berada dalam keadaan yang berinteraksi untuk memilih tindakan yang paling baik untuk mencapai tugas.
Tujuan Perencanaan
Stephen Pobbins dan Mery Coulter mengemukakan ada empat tujuan perencanaan yaitu:
1)     Untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun kayiawan non-manajerial.
2)     Untuk mengurangi ketidakpastian
3)     Untuk meminimalisir pemborosan
4)     Untuk menetapkan tujuan dan standar proses pengontrolan dan pengevaluasian
Penelitian yang relevan tentang perencanaan
Strategis information system planing atau yang biaa disebut PSSI (perencanaan strategi sistem informasi) telah menjadi sebuah keberadaan yang penting dalam mengahadapi dunia bisnis karena dengan adanya sisem ini, sebuah organisasi atau perusahaandapat mendayagunakan organisasi sistem informasi yang dimiliki untuk menciptakan bisnisnya untuk mencapai tujuan bisnisnya.
Tujuan dari melakukan SISP
1)     Dengan adanya SISP, organisasi atau perusahaan dapat menetukan prioritas investasi
2)     Mendapatkan Compotitive Advantage (sebuah kondisi yang menempatkan sebuah organisasi atau perusahaan ditempat yang lebih menguntungkan dari ynag lainnya)
3)     Untuk membangun cara baru dalam Managing Organizing
4)     Untuk Mendavlop sebuah bisnis baru
2.     Analisis Sistem dalam Organisasi
Analisis sistem merupakan proses sistem memilih untuk pemecahan masalah bisnis dan industri. Analisis sistem adalah pemecahan masalah ilmiah dan interdisipliner. Analisis sistem meliputi: 1) dekomposisi sistem atau membagi sistem menjadi bagian-bagian. Dan 2) sinetis sisytem yang dihasilkan menjadi sistem keseluruhan.
Adapun tugas utama dari menganalisis sistem. Diantaranya meliputi:
o    Menetukan lingkup sistem
o    Mengumpulakan fakta
o    Menganalisis fakata
o    Mengkomunikasikan teman-teman tersebut melalui laporan analisis sitem
Langkah-langkah dasar yang harus dilakaukan oleh analisi sistem adalah:

  •     Identify, mengidentifikasi masalah
  •   Understand, memahami kerja sistem yang ada
  • Analyze, menganalisis sistem
  •  Report, membuat laporan hasil analisis
Analisis sistem dari organisasi sangat berhubungan, ditunjukan bahwa sistem organisasi berorientasi terutama kepada sistem-sistem manusia (organisasi).
3.     Tanggung Jawab Manajer
Tanggung jawab manajer
Ø  Menurut kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI)
1)     Manajer adalah orang yang mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran
2)     Manajer adalah orang yang berwenang dan tanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendaliakn pelaksanaannya untuk mecapai sasaran tertentu
Ø  Menurut Robet Tanembaum manajer adalah seseorang yang mengarahkan orang lain dan bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut. Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wewenang formal untuk mengorganisasian, mengarahkan dan mengontrol para bawahan yang bertanggung jawab supaya semua bagaian pekerjaan dikoordinasiakn untuk mencapai tujuan.
Pada Manajemen Pendidikan terkandung enam langkah kegiatan diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Identifikasi masalah yang dibutuhkan dan masalah.
  • Menetukan keperluan untuk menyelesaikan masalah dan menetapkan kemungkinan penyelesaiannya.
  • Strategi penyelesaiannya dan peralatan yang digunakan.
  • Strategi penyelesaian penerapan meliputi manajemen dari strategi penyelesaian pengawasan dan perawatan.
  •  Pekerjaan dinilai berdasarkan keberhasilan di atas kebutuhan yang lebih dahulu diperlukan.
  • Menciptakan langkah baru yang telah diperbaiki.
Dari enam langkah yang telah dijelaskan diatas, maka dapat dikatakan bahwa langkah-langkah tersebut dapat digunakan untuk memecahkan suatau masalah di dalam proses perencanaan dan dalam proses pengawasan pada pendekatan sistem pendidikan.
Tingkatan dan Keahlian Manajer
                 Tingkatan Manajer
·         Menejer tingkat atas (top-level managers)
·         Manajer tingakat menengah (middle-level managers)
·         Manajer garis depan (frontline managers)
 Keahliah seorang Menejer
·         Keahlian teknis
·         Keahlaian konseptual dan mengambil keputusan
·         Keahlian interpersonal dan komunisasi
4.     Model Sistem Sibernetika
Sibernetika adalah sebuah studi interdisisplin tentang struktur sistem regulasi (pengaturan). Sibernetika ini sangant erat hubungannya dengan informasi pengendalian. Model sibernetiaka mengupayakan alat untuk menilai umpan balik dan dampak terhadap keadaan sistem pemantauan kegiatan sistem dan mengadaptasikan sistem kepentinagan ilmu pengetahuan. Dalam sistem sibernetika ini dibutuhkan program pengelola data. Maka komputer berperan penting dalam model sistem sibernetika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar